Share This Post

Bangunan

6 bangunan bersejarah terpopuler di Jepang

6 bangunan bersejarah terpopuler di Jepang

Jepang adalah salah satu dari sekian banyak destinasi wisata populer di dunia. Plus, Jepang adalah salah satu negara dengan tingkat kriminalitas terendah di dunia, menjadikan negara ini sebagai tujuan wisata yang sangat ideal. Setiap wisatawan yang berkunjung kesana akan menyaksikan keragaman gaya arsitektur yang melekat pada setiap bangunan, mulai dari kuil-kuil pemujaan, benteng bersejarah hingga bangunan modern yang erat dengan teknologi mutakhir. Mereka dapat mempelajari sejarah kebudayaan Jepang melalui bangunan-bangunan bersejarah yang hingga kini masih tetap berfungsi serta keindahannya memikat hati. Jika Anda berkunjung ke Jepang, 6 bangunan bersejarah terpopuler di Jepang ini tidak boleh Anda lewatkan :

 

from : http://bomanta.com/jepang/menjelajahi-kyoto-hingga-ke-kuil-kiyomizu-dera/

Sumber : http://bomanta.com/jepang/menjelajahi-kyoto-hingga-ke-kuil-kiyomizu-dera/

  1. Kuil Kiyomizu-dera

Kuil Budha Kiyomizu-dera merupakan kuil terindah dan terpopuler di Kyoto yang dibangun pada akhir abad ke-8. Aula utamanya dibangun pada abad ke-17 dengan lokasinya yang menggantung di pinggir tebing yang curam, dan didukung oleh 139 buah kolom yang sangat besar. Dengan berdiri di aula tersebut, pengunjung dapat menyaksikan pemandangan yang sangat menakjubkan ke arah kota Kyoto. Di halaman kuil terdapat Pagoda berlantai 3 yang dirancang sebagai Important Cultural Property oleh pemerintah setempat. Pada area kuil bagian selatan terdapat pepohonan cherry dan maple, yang menarik perhatian para wisatawan khususnya ketika musim semi tiba.

 

sumber : http://www.japan-guide.com

sumber : http://www.japan-guide.com

2. Museum Hiroshima Peace Memorial

Iklan

Museum Hiroshima Peace Memorial dibangun sebagai penghormatan terhadap para korban ledakan bom di Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945 sekaligus sebagai peringatan keras terhadap masyarakat dunia akan dampak buruk dari perang dunia. Koleksi yang disimpan oleh museum ini adalah barang-barang peninggalan para korban seta foto-foto dokumentasi sebelum dan sesudah peristiwa ledakan terjadi. Sejak bangunan ini dibuka pada Agustus 1955 hingga sekarang, telah lebih dari 63 juta pengunjung yang datang ke bangunan bersejarah ini. Museum Hiroshima peace memorial menjadi destinasi terpopuler bagi para murid sekolah di seluruh penjuru Jepang dan luar Jepang.

 

Sumber : www.thehistoryblog.com

Sumber : www.thehistoryblog.com

3. Todai-ji Temple

Bangunan bersejarah ini merupakan bangunan kayu terbesar di dunia dengan ketinggian 48 meter. Kompleks kuil Todaiji berlokasi di Nara, dibangun pada tahun 743, dimana pada masa itu agama Budha merupakan agama negara. Di dalam kuil ini terdapat patung Budha terbesar dengan ketinggian 15 meter, bernama Daibutsu. Selain itu, terdapat banyak patung Budha yang lain serta artefak bernilai sejarah yang tinggi yang tersimpan dengan baik di kuil ini.  Daya tarik lain dari bangunan ini adalah adanya taman yang indah dan satwa liar yang mengelilingi kompleks kuil. Anda dapat menemukan beberapa rusa  berkeliaran dengan bebas disana.

 

Sumer : www.japan-guide.com

Sumer : www.japan-guide.com

4. Himeji Castle

Bangunan bersejarah berikutnya di Jepang yaitu kastil Himeji, yang juga dikenal dengan nama shirasagijo (white heron castle) karena tampilan fasade bangunan yang serba putih. Kastil Himeji ini dianggap sebagai kastil bergaya arsitektur terbaik di Jepang. Kastil ini telah terbukti sebagai benteng yang sangat kokoh dan melindungi dari serangan musuh, terutama pada masa feudal. Sekalipun begitu benteng ini telah melalui beberapa kali renovasi, tercermin dari perbedaan desain dari masa ke masa. beberapa produser film luar Jepang bahkan tertarik untuk menggunakan bangunan ini sebagai lokasi syuting, contohnya adalah film James Bond “You Only Live Twice”.

 

Sumber : theclassytraveler.com

Sumber : theclassytraveler.com

5. Tokyo Imperial Palace

Jika Indonesia mempunyai Istana Negara, maka Jepang mempunyai Tokyo Imperial Palace, tempat dimana Kaisar Jepang tinggal dan beristirahat. Berlokasi di jantung kota Tokyo, bangunan ini juga difungsikan sebagai pusat administrasi kenegaraan dan museum kesenian Jepang. Tokyo Imperial Palace dikelilingi oleh parit besar berisi air serta pepohonan yang rimbun, suatu harmoni yang indah dengan alam, sebagai penyeimbang dari keriuhan kota metropolitan. Pengunjung dapat dengan bebas menikmati keindahan kompleks ini pada tiga area, yaitu Kokyo Gaien (Imperial Palace Outer Garden), Kokyo Higashi Gyoen (Imperial Palace East Garden) dan taman Kita-no-maru-koen, tanpa dipungut biaya sepeser pun. Spot yang kerap digunakan para pengunjung untuk berfoto adalah di jembatan Niju-bashi yang melintasi parit (chidori-ga-fuchi). Pastikan Anda juga berfoto di spot tersebut ya.

Sumber : www.kyojapan.co

Sumber : www.kyojapan.co

6. Golden Pavilion (Kinkaku-ji)

Ini adalah bangunan bersejarah paling populer di Kyoto. Sesuai dengan namanya, lantai ke-2 dan ke-3 pada bangunan ini dilapisi oleh emas murni. Kuil paviliun emas ini dibangun pada tahun 1937 dengan fungsi awal sebagai tempat pengadilan bangsawan Kintsune Saionji. Kemudian Yoshimitsu (Shogun Ashikaga ke-3) mengubahnya menjadi tempat peristirahatan pada akhir abad ke-14. Sayangnya pada tahun 1950 vila tersebut mengalami kebakaran, sehingga lima tahun kemudian diadakan revitalisasi terhadap bangunan bersejarah ini. Terdapat tiga gaya arsitektur yang berbeda pada tiap lantainya. Lantai pertama bergaya Shinden-zukuri, gaya arsitektur khusus bangunan istana. Lantai ke-2 dibangun dengan style Buke-zukuri, rumah seorang samurai, atau biasa disebut dengan Cho-on-do. Sedangkan lantai ke-3 bergaya Karayo atau kuil Zen. jika Anda tertarik mengunjungi paviliun ini,  cukup sisihkan uang sebesar 500 Yen dan nikmati segala pemandangan indah di dalamnya.

Satu hal yang membuat Jepang layak menjadi tujuan wisata sepanjang masa -terutama Kyoto- adalah bahwa Anda dapat menikmati keindahan bangunan-bangunan bersejarah tersebut di segala musim, karena kota Kyoto akan selalu terlihat indah baik disaat salju turun, bunga sakura bersemi, terik matahari yang menyinari pepohonan maupun ketika daun-daun mulai berguguran dan menorehkan nuansa warna-warni yang indah.

Bagaimana? Tertarik untuk mengunjunginya? Silakan bagikan artikel ini kepada kerabat dan teman tercinta, sehingga Anda dapat berlibur ke Jepang bersama mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

CAPTCHA Validation *

Lost Password

Register