Share This Post

Bangunan

Masjid Istiqlal, Bangunan dengan Arsitektur Menarik Cerminan Toleransi dan Keharmonisan Umat Beragama

Masjid Istiqlal, Bangunan dengan Arsitektur Menarik Cerminan Toleransi dan Keharmonisan Umat Beragama

Masjid Istiqlal yang berlokasi di Jakarta Pusat merupakan salah satu bangunan yang sangat ikonik dan menarik di Indonesia. Bagaimana tidak, masjid terbesar di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur ini selain menjadi perlambang ikon Indonesia, bangunan yang memiliki luas keseluruhan mencapai 9.32 hektar ini juga menjadi cerminan toleransi dan kehidupan harmomis antar umat beragama. Cerminan ini sendiri terlihat dari banyak hal yang pertama adalah dari lokasinya yang berdekatan dengan bangunan ibadah agama lain yaitu gereja katedral di sebelah sisi timur masjid. Selain itu cerminan toleransi dan keharmonisan hubungan antar umat beragama dari masjid ini terlihat dari perancang atau arsitekturnya yang merupakan seorang pemeluk agama kristen protestan yaitu Frederich Silaban. Lalu seperti apakah masjid ikonik dari Indonesia ini? Berikut ulasannya.

Gaya Arsitektur Masjid Istiqlal

Masjid yang mulai dibangun pada 24 Agustus 1951 dan selesai pengerjaannya pada 22 Februari 1978 ini memang memiliki arsitektur yang menarik. Pasalnya, bangunan masjid ini memiliki gaya arsitektur Islam modern internasional yang menerapkan bentuk-bentuk geometri sederhana seperti kubus, persegi, dan kubah bola ukuran raksasa yang dihiasi beberapa ornamen. Adanya kubah bola raksasa ini sendiri dibuat guna menunjukkan kesan agung dan monumental. Uniknya kubah raksasa dari masjid Istiqlal sendiri dibuat dari marmer putih dan baja antikarat (stainless steel) yang bersifat kokoh, netral, sederhana, dan minimalis. Masjid yang dibangun dengan perkirakan dana mancapai USD 12 juta atau 7 milyar rupiah ini juga memiliki arsitektur minimalis. Desain arsitektur minimalis ini dipilih karena untuk menyesuaikan lokasinya di kawasan iklim tropis. Selain arsitektur modern, pada masjid Istiqlal juga dijumpai arsitektur Timur Tengah yang bisa kita lihat dari hiasan kaligrafi pada bagian dalam kubah masjid.

Iklan

1 AboutUrban Masjid Istiqal

 

Ragam Hias Ornamen Masjid Istiqlal

Pada beberapa sudut bangunan masjid ini kita akan mendapatkan ragam hias ornamen masjid yang bersifat sederhana namun elegan. Ragam ornamen dari masjid istiqlal sendiri adalah pola geometris berupa ornamen logam krawangan (kerangka logam berlubang) yang berpola lingkaran, kubus, atau persegi. Lalu apa fungsi ornamen itu sendiri? Selain sebagai unsur keindahan, ragam hias ornamen masjid Istiqlal ini juga berfungsi sabagai penyekat, jendela dan juga lubang udara. Ragam hias ornamen masjid Istiqlal ini juga terlihat pada pagar langkan di tepi balkon pada setiap lantai masjid Istiqlal. Selain pada bentuk geometrinya yang dilapisi baja antikarat, pagar tangga, langit-langit dan lapisan kubah berdiameter 45 meter serta 12 pilar utama pun dibuat dari lapisan baja antikarat.

Dirancang Terbuka Agar Udara Bebas Bersirkuasi

Desain masjid Istiqlal dari Frederich Silaban ini sendiri juga dirancang agar udara dapat bebas bersirkulasi sehingga ruangan menjadi tetap sejuk. Sebab pada ruangan shalat yang berada di lantai utama ini bersifat terbuka dimana disekelilingnya diapit oleh plaza atau pelataran yang terbuka di kiri-kanan bangunan. Perancangan desain masjid Istiqlal yang bebas sirkulasi udara ini sendiri dimaksudkan untuk memudahkan pergantian udara dan penerangan yang alami. Meski terbuka namun siapapun yang datang ke sini (jamaah) akan mampu terbebas dari panas matahari dan hujan. Banguanan yang bersifat terbuka ini sendiri kemudian dianggap sebagai salah satu pewakilan arsitektur dari Indonesia untuk masjid Istiqlal.

2 AboutUrban Masjid Istiqal

Menara dan Kapasitas Masjid Istiqlal

Dengan area masjid yang begitu luas dan besar, masjid Istiqlal diklaim bisa menampung hampir mencapai 200.000 jamaah. Masjid yang juga digunakan untuk obyek wisata religi, pusat pendidikan, dan pusat aktivitas syiar Islam ini juga memiliki menara tunggal setinggi total 96,66 meter menjulang di sudut selatan selasar masjid yang menarik dan begitu ikonik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

CAPTCHA Validation *

Lost Password

Register