Share This Post

Budaya

Candi Borobudur, Bangunan Megah Wujud Akulkurasi Budaya Lokal dan Hindu-Buddha dari India

Candi Borobudur, Bangunan Megah Wujud Akulkurasi Budaya Lokal dan Hindu-Buddha dari India

Salah satu bangunan bersejarah dan ikonik dari Indonesia yang membanggakan adalah Candi Borobudur. Bagaimana tidak, bangunan yang telah masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO tahun 1991 ini merupakan salah satu candi Buddha terbesar di dunia yang pernah ada. Maka dari sini kita sebagai orang Indonesia haruslah bangga menjadi warga negara Indonesia karena memiliki peninggalan bangunan fenomenal yang sangat megah dan terkenal. Karena fenomenalnya bangunan ini sendiri maka candi Borobudur selalu menempati posisi teratas dalam obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Bahkan setiap tahunnya, pada acara keagamaan Trisuci Waisak, umat Buddha dari seluruh penjuru dunia akan berkunjung ke sini.

Wujud Candi Borobudur

Dalam wujudnya sendiri, bangunan  candi yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah ini terdiri dari enam teras berbentuk bujur sangkar dimana diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar. Tiga pelataran melingkar pada candi ini sendiri mewakili tiga tingkatan  atau bagian utama dari candi Bhumi Sambhara Budhara(Borobudur). Ketiga tingkatan atau bagian utama tersebut yaitu Kāmadhātu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Pada dinding-dindingnya sendiri candi ini dihiasi dengan 504 arca Buddha dan juga 2.672 panel relief. Dibagian tengah dan puncak dari bangunan ini sendiri terdapat stupa utama yang besar. Stupa utama ini sendiri dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang didalamnya terdapat arca buddha.

Iklan

16836680 - picture of borobuder temple at sunrise in java island,  indonesia

Bangunan Akulturasi yang Menarik

Selain besar dan megah salah satu hal lagi yang perlu membuat kita bangga sebagai warga negara Indonesia atas bangunan peninggalan dinasti Syailendra adalah hasil akuluturasi budaya yang melekat pada candi ini. Apa itu akulturasi Budaya? Akulturasi budaya adalah hasil perpaduan atau percampuran antar dua atau lebih budaya pada suatu hal. Nah pada bangunan candi borobudur ini sendiri terdapat akulturasi budaya lokal dan budaya Hindu-Buddha dari India yang menarik untuk ditelusuri.

Seni Bangun Candi Borobudur

Wujud akulturasi budaya lokal dan Hindu-Buddha dari India yang pertama pada bangunan candi Borobudur adalah bahwa konsepnya meniru bangunan asli bangsa Indonesia dari zaman Megalitikum, yaitu punden berundak-undak. Dari bangunan asli indonesia yaitu punden berundak-undak ini yang kemudian mendapat pengaruh Hindu-Budha dari India, maka muncullah bangunan candi sebagai hasil akulturasi kedua budaya tersebut.

Seni Relief Candi Borobudur

Berikutnya, wujud akulturasi dua budaya Indonesia dan Hindu-Buddha dari India pada candi Borobudur nampak pada relief-relief yang ditemukan yang berisi ceritera Sang Budha Gautama. Pada beberapa relief yang lain dijumpai juga lukisan yang menunjukan suasana alam Indonesia seperti relief rumah panggung dan juga hiasan burung merpati. Selain itu ada juga relief hiasan perahu bercadik yang merupakan perahu khas Indonesia. Semua relief rumah panggung, burung merpati dan perahu bercadik ini tentu saja relief asli dari Indonesia, sebab pada candi-candi di India tak ditemukan refief-relief semacam itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

CAPTCHA Validation *

Lost Password

Register