Share This Post

Desain

Rumah Domes, Bangunan dengan Desain Unik yang Tahan Gempa dari Sleman, Yogyakarta

Rumah Domes, Bangunan dengan Desain Unik yang Tahan Gempa dari Sleman, Yogyakarta

Bagi Anda yang pernah nonton film Teletubbies, tentu Anda tidak akan lupa dengan sebuah bangunan rumah melengkung mirip rumah igloo di suku Eskimo. Nah rumah semacam ini kini bisa Anda lihat di Indonesia, tepatnya di Dusun Nglepen, Kelurahan Sumberhajo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Rumah-rumah di dusun Ngelepen ini sendiri berbentuk kubah atau setengah bola yang kemudian terlihat sangat mirip dengan rumah Teletubbies. Tak ayal bila kemudian banyak orang memberikan julukan pada komplek rumah dome di Sleman ini sebagai rumah atau desa Teletubbies. Rumah Teletubbies yang ada di daerah jalan raya Prambanan –Piyungan ini memang sangat unik dan langka, karena merupakan satu-satunya kompleks rumah Dome yang ada di Indonesia dan juga di Asia. Lalu seperti apakah rumah dome yang dibangun oleh Lembaga Masyarakat Non-Pemerintah dan Domes for The World Foundation dari donatur Ali Alabar pada pada bulan September 2006 karena tragedi gempa bumi ini? Berikut ulasannya.

Arsitektur Rumah Dome

Rumah yang berbentuk melengkung ini sendiri memamng memiliki desain arsitektur yang unik dan menarik. Selain dari bentuknya yang menarik, rumah dome juga memiliki manfaat dan kegunaan yang menarik. Mengapa demikian? Sebab ketika terjadi suhu terik maka penghuni di dalamnya tidak akan terasa kepanasan dan justru suhu udara akan dingin. Sebaliknya ketika hujan lebat maka penghuninya akan merasa hangat di dalam rumah. Meski terlihat bentuknya kecil, namun rumah dome ini bisa dibilang memiliki beberapa ruang yang cukup untuk dijadikan sebuah tempat tinggal. Seluruh rumah dome di dusun Nglepen ini sendiri memiliki luas bangunan sekitar 38 meter persegi dan terbagi menjadi dua lantai. Pada lantai satu rumah dome sendiri terdapat ruang kamu, dua kamar tidur dan dapur, sedangkan lantai dua terdapat ruang keluarga dan gudang. Rumah Teletubbies ini juga terdapat dua pintu dibagian depan dan belakang rumah, dua pintu kamar, serta empat buah jendela yaitu dua di bagian depan dan dua di kamar tidur. Pada lantai dua sendiri ada sebuah ventilasi yang berfungsi untuk mengalirkan udara ke dalam rumah.

Tak Hanya Rumah Tempat Tinggal

Pada setiap rumah dome yang letaknya dekat candi Prambanan ini sendiri dilengkapi dengan sarana saluran air di dapur. Sayangnya rumah dome ini memiliki kekurangan pada kamar mandi yang terletak di luar rumah dan digunakan secara umum dan secara bersamaan. Selain beberapa rumah dome sebagai tempat tinggal, di kampung yang tertuliskan “New Ngelepen” dipapan gerbang tersebut juga terdapat sarana dan prasarana umum lainnya seperti mushola, poliklinik, serta aula pertemuan warga yang juga berbentuk kubah namun dengan ukuran yang lebih besar.

Kelebihan Rumah Dome

Perkampungan New Ngelepen yang diresmikan tanggal 29 April 2007 oleh Menteri Pemukiman Hidup, Prof. Dr. Alwi Sihab ini memang sangat menarik. Pasalnya dengan konsep bangunan yang terlihat simpel ini ternyata bangunan ini menyimpan banyak kegunaan dan keunggulan. Keunggulan pertama dari bangunan ini adalah tahan gempa. Tentu saja bangunan yang muncul karena bangunan ini tidak memiliki sambungan yang seringkali menjadi titik lemah dari bangunan ketika diguncang gempa. Selain tahan gempa, bangunan yang memiliki warna putih ini juga tahan api dan tahan anngin topan hingga kecepatan hembusan mencapai 450 km/jam.

Share This Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

CAPTCHA Validation *

Lost Password

Register