Share This Post

Budaya

Pura Ulun Danu Bratan, Pura Di atas Danau Beratan yang Unik dengan Pemandangan Indah

Pura Ulun Danu

Bali memang sudah identik dengan bangunan pura sebagai tempat peribadatan umat Hindu. Begitu banyaknya pura di Pulau Dewata membuat kita bisa menemui keberadaannya hampir di setiap tempat. Salah satu pura yang bisa kita jumpai di Bali adalah Pura Ulun Danu Bratan. Sesuai dengan namanya maka pura ini bisa kita dapati di kawasan Danau Beratan yang berada di kawasan wisata Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Sejarah Pura Ulun Danu Bratan

Berasarkan sumber sejarah yakni Babad Mengwi, Pura Ulun Danu Bratan ini diketahui  didirikan oleh I Gusti Agung Putu sebelum tahun Saka 1556. Dari sumber tersebut juga diketahui bahwa sejak pendirian pura, Kerajaan Mengwi jadi lebih sejahtera dan tentram. Sementara itu berdasarkan data arkeologi diketahui bahwa Pura Ulun Danu Bratan merupakan tempat ritual tradisi masa atau zaman megalitikum. Hal ini terlihat dari adanya penemuan beberapa peninggalan zaman batu besar seperti papan batu dan Sarkofagus di sekitar halaman pura.

Iklan

Keistimewaan Pura Ulun Danu Bratan

Keistimewaan Pura Ulun Danu Bratan yang pertama adalah merupakan salah satu dari 9 pura Kahyangan Jagat. Berikutnya, keistimewaan dari Pura Ulun Danu Bratan adalah memiliki sisi yang unik karena terlihat mengapung saat musim hujan tiba. Hal ini dikarenakan saat musim hujan maka permukaan air Danau Beratan akan naik dan akan membuat Pura Ulun Danu Bratan nampak seperti mengapung di atas danau.

Pura Ulun Bali

Kompleks Pura Ulun Danu Bratan

Pura Ulun Danu Bratan  sendiri memiliki kompleks yang terdiri dari lima pura dan satu stupa Buddha.

  • Pura Penataran Agung

Pertama ada Pura Penataran Agung yang digunakan untuk memuja kebesaran Tuhan (Tri Purusha Siwa) agar diberikan kemakmuran, kesejahteraan serta kesuburan. Pura ini bisa kita lihat saat melewati gerbang candi bentar ke Danau Beratan.

  • Pura Dalem Purwa

Di area Pura Dalem Purwa kita akan menjumpai beberapa hal sepetti Bale Panjang untuk tempat meletakkan persembahan upacara, Bale Pemaruman untuk ruang rapat serta juga tiga pelinggih utama untuk memuja Dewa Rudra dan Dewi Durga.

  • Pura Taman Beji

Pura yang satu ini digunakan untuk melakukan upacara Melasti atau penyucian. Selain itu Pura Taman Beji biasanya juga digunakan untuk melaksanakan upacara Ngebejiang atau penyucian sarana upacara serta memohon air suci atau tirta.

  • Pura Lingga Petak

Berikutnya ada Pura Lingga Petak yang juga disebut Pura Ulun Danu Beratan. Pura utama inilah yang sering menjadi tujuan menjadi daya tarik pengunjung karena dijadikan gambar pada uang pecahan Rp 50.000.

  • Pura Prajapati

Selanjutnya ada Pura Prajapati yang dianggap sebagai tempat berstananya Dewi Durga. Pura yang berada di bawah pohon beringin besar ini bisa kita jumpai setelah melewati tempat pembelian tiket masuk.

  • Stupa Budha

Selain lima pura, di kompleks Pura Ulun Danu Bratan ini kita juga bisa mendapati sebuah Stupa Buddha. Stupa Buddha yang menghadap ke arah Selatan ini dianggap melambangkan keselarasan dalam kehidupan beragama.

Pura Ulun Danu Bratan Sebagai Tempat Peribadatan dan Wisata

Pura Ulun Danu Bratan ini selain digunakan sebagai tempat peribadatan umat Hindu di Bali juga dikenal sebagai tempat wisata. Hal ini dikarenakan Pura Ulun Danu Bratan punya arsitektur yang unik serta pemandangan yang indah. Selain itu menariknya Pura Ulun Danu Bratan juga sering dijadikan background foto oleh para wisatawan karena memang pura ini menjadi salah satu gambar untuk pecahan uang kertas Rp 50.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

CAPTCHA Validation *

Lost Password

Register