Share This Post

Budaya

Cerita Dibalik Istana Pagaruyung, Pusat Pemerintahan Kerajaan Pagaruyung di Sumatera Barat

Cerita Dibalik Istana Pagaruyung

Sesuai dengan namanya, Istana Pagaruyung atau Istana Basa merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Pagaruyung. Pada awal pendiriannya, Istana Pagaruyungyang dibangun abad ke-17 dijadikan sebagai pusat pemerintahan sekaligus kediaman dari Raja Alam. Raja Alam sendiri adalah pemimpin utama dari Kerajaan Pagaruyung yang dikepalai oleh tiga pimpinan yang disebut ‘Rajo Tigo Selo’. Jika Raja Alam berkedudukan di Istana Pagaruyung maka dua wakilnya berada di Sumpur Kudus dan Buo.

Struktur Bangunan Istana Pagaruyung

Dengan bentuk empat persegi panjang berkonsep rumah gadang, Istana Pagaruyung nampak sangat mempesona untuk disaksikan. Melihat lebih detail dari struktur bangunan Istana Pagaruyung, kita bisa mendapati pada bagian atas adanya gonjong yang merupakan atap lancip menonjol seperti tanduk kerbau. Bangunan istana ini juga dilengkapi dengan surau, rangkaian patah sembilan dan tabuah.

Iklan

Cerita Dibalik Istana Pagaruyung

Sementara itu dibagian dalam istana berlantai tiga ini kita bisa mendapati 11 gonjong dan 72 tonggak. Selain itu di dalam istana, bangunan yang juga sering disebut Istana Basa tersebut dijumpai beberapa ruangan yang dipergunakan untuk raja, permaisuri dan anak-anak raja. Tidak ketinggalan juga ada beberapa barang peninggalan kerajaan yang bisa kita saksikan di dalam istana ini.

Jika dirunut dari keberadaan ketiga lantai dalam Istana Pagaruyung maka kita akan mendapati pada lantai satu ada beberapa ruangan yang berfungsi sebagai tempat pajangan, kamar dan juga singgasana. Sementara itu di lantai dua merupakan anjuang Paranginan yakni kamar anak perempuan yang belum menikah. Menuju lantai tiga kita akan mendapati ruangan rapat khusus raja 3 selo serta ruang penyimpanan harta pusaka raja.

Pada area pekarangan, kita akan mendapati Medan Nan Bapaneh yang merupakan tempat musyawarah para pejabat istana dengan Bundo Kanduang. Keindahan Istana Pagaruyung semakin nyata ketika kita menyaksikan adanya ukiran-ukiran yang khas dan ikonik. Dan menariknya lagi setiap ukiran yang ada punya arti falsafah sejarah dan budaya Minangkabau.

Lokasi Istana Pagaruyung

Menilik keberadaan Istana Pagaruyung saat ini yang berada di Kecamatan Tanjung Emas, Kota Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, maka sebenarnya merupakan sebuah istana replika. Hal ini dikarenakan Istana Pagaruyung yang asli di atas Bukit Batu Patah pada tahun 1804 terbakar dalam kerusuhan berdarah. Meski sempat dibangun kembali, tapi lagi-lagi tahun 1966, Istana Pagaruyung kembali terbakar. Setelah kebakaran tahun 1966, pembangunan kembali Istana Pagaruyung dilakukan pada 27 Desember 1976 dengan lokasi di sebelah Selatan tapak istana lama.

Kebakaran Istana Pagaruyung Tahun 2007

Akibat petir yang menyambar, membuat Istana Pagaruyung kembali terbakar. Kebakaran karena sambaran petir pada 27 Februari 2007 tersebut membuat istana hangus terbakar. Dampak dari kebakaran tersebut membuat beberapa barang dan dokumen ikut terbakar. Hanya sekitar 15 persen barang-barang di istana yang terselamatkan dalam peristiwa kebakaran tersebut. Kini barang-barang yang bisa diselamatkan tersebut disimpan di Balai Benda Purbakala Kabupaten Tanah Datar. Sementara itu untuk menghindari kehilangan maka harta pusaka Kerajaan Pagaruyung sekarang juga disimpan secara khusus di Istano Silinduang Bulan yang berjarak 2 kilometer dari Istano Basa.

Di Istana Pagaruyung sebenarnya ada sebuah tonggak tengah terbuat dari kayu Kulin yang merupakan sumbangan dari Datuk Rajo Adil dari negeri Lubuk Bulang. Dulu, Datuk Rajo Adil memang setiap tahunnya selalu mengantarkan pajak dan upeti dari daerah rantau. Namun sayang setelah kejadian kebakaran tahun 2007, tonggak tersebut diganti dengan kayu jenis lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

CAPTCHA Validation *

Lost Password

Register