Share This Post

Perizinan

Cara Menghitung Biaya Pembuatan IMB dan Notaris

Cara Menghitung Biaya Pembuatan IMB dan Notaris

Ketika mendirikan bangunan maka dana menjadi sesuatu yang perlu dipersiapkan. Dana ini bukan hanya untuk keperluan membangun fisik bangunan, tapi juga untuk mengurus beberapa hal seperti membuat IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan biaya notaris. Nah berikut ini beberapa biaya yang biasanya harus dikeluarkan seseorang ketika akan mendirikan bangunan atau membeli rumah.

Cara Menghitung Biaya Pembuatan IMB dan Notaris

Biaya Pembuatan IMB

Membuat IMB tidak akan membuat Anda harus mengeluarkan dana lebih bila mau mengurus sendiri dan juga menunggu keluarnya IMB sesuai ketentuan yakni 2-3 minggu. Biasanya bila Anda mengurus sendiri dan menunggu terbitnya IMB sesuai ketentuan biayanya taka akan lebih dari Rp 1 juta. Tapi bila Anda menyuruh orang lain untuk mengurus pembuatan IMB dan ingin cepat terbit maka biayanya bisa membengkak. Pada banyak kasus yang mengajukan kredit ke BANK, pengurusan IMB yang ingin segera selesai membuat petugas yang mengurus penerbitan IMB akan melakukan mark-up harga sehingga dana pembuatan IMB akan membesar. Pengajuan IMB sendiri terdiri tiga jenis yang dana pembuatannya bisa tidak sama, yakni :

Iklan

IMB Bangunan Baru

Pembuatan IMB untuk bangunan baru tidak akan membuat Anda tidak harus mengeluarkan biaya besar dan juga prosesnya lebih cepat. Hal ini dikarenakan kontraktor telah punya gambar yang pasti untuk bangunanya. Umumnya untuk penerbitan IMB rumah baru ini akan memakan biaya sebesar 3,5 juta untuk proses sekitar 2 minggu. Apalagi bila Anda membeli rumah di sebuah kompleks perumahan yang baru didirikan, maka pengurusanIMB ini sudah disiapkan oleh developer, jadi kita tak perlu repot-repot lagi mengurus IMB. Bila pun Anda membeli hunian dengan KPR bank maka pengurusan IMB ini jugaakan langsung di ambil alih oleh developer dan pihak bank.

IMB Renovasi

Untuk bangunan yang dilakukan renovasi dan mengubah banyak dari bentuk dan ukuran rumah maka hal ini juga perlu dibuatkan IMB. Biaya untuk pengajuan IMB renovasi ini biasanya adalah sekitar Rp 3,5 juta bila tanah tidak ada masalah. Bila tanah dari bangunan yang direnovasi ada masalah maka biayanya bisa mencapai Rp 4 juta hingga 4,5 juta. Untuk waktunya pengajuan IMB renovasi ini juga terbilang cepat, terutama bila Anda telah memiliki gambar atau denah bangunan sebelum dan sesudah direnovasi serta mengikuti atura pemerintah.

IMB Bangunan Lama

IMB rumah lama adalah pengurusan IMB bila Anda melakukan pembelian hunian lama atau bekas. Bila Anda membeli bangunan bekas yang sebelumnya tidak memiliki IMB maka saat pengajuan IMB baru, biayanya bisa membengkak. Pengurusan IMB bangunan lama sendiri biayanya lebih besar dari pengurusan IMB bangunan baru atau renovasi. Hal ini dikarenakan ada denda dan dispensasi dari Pemda (Pemerintah daerah) yang harus dibayar. Besaran denda sendiri yakni antara 2-3 juta, tergantung persentase dari NJOP. Untuk total biaya pembuatan IMB bangunan lama yang terkena denda dispensasi adalah mencapai Rp 7-8 juta. Tapi bila Anda membeli bangunan yang telah memiliki IMB maka hal ini tidak menjadi masalah, karena Anda tak perlu mengurus pembuatan IMB.

Biaya Notaris

Biaya selanjutnya yang harus di urus oleh seseorang yang akan mendirikan rumah selain IMB adalah biaya notaris. Biaya notaris ini ada dua pilihan yakni biaya notaris dari KPR bank yang telah mempunyai standar biaya dari bank tersebut. Agar memperoleh biaya yang diharapkan dari notaris bank maka Anda harus pandai-pandai meloby manager cabang bagian perkreditan atau pejabat bank di atas manager yang lebih berwenang. Pilihan kedua untuk biaya notaris adalah notaris yang ditunjuk sendiri. Untuk pilihan notaris yang ditanggung pembeli ini maka Anda harus bersiap dengan waktu dan tenaga. Hal ini dikarenakan Anda harus mencari sendiri notaris PPAT. Untuk harga notarisyang ditunjuk sendiri tergantung notaris yang ditunjuk dan tawaran harga Anda.

Secara umum biaya yang harus dikeluarkan untuk notaris yakni :

  • Biaya cek sertifikat sebesar Rp 100.000,-
  • Biaya SK 59 sebesar Rp 100.000,-
  • Biaya validasi pajak sebesar Rp 200.000,-
  • Biaya Akte Jual Beli (AJB) sebesar Rp 2.400.000,-
  • Biaya Balik Nama (BBN) sebesar Rp 750.000,-
  • SKHMT sebesar Rp 250.000,-
  • APHT sebesar Rp 1.200.000,-

Total : Rp 5.000.000,-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

CAPTCHA Validation *

Lost Password

Register