Share This Post

Desain

The Dancing House, Gedung Perkantoran yang Menari di Prague, Republik Ceko

The Dancing House, Gedung Perkantoran yang Menari di Prague, Republik Ceko

Sesuai namanya, The Dancing House merupakan sebuah gedung dengan desain dan arsitektur menarik yang nampak terlihat menari-nari. Gedung yang berfungsi sebagai perkantoran dan pertunjukan seni ini sendiri mulai dibangun tahun 1992 dan diarsiteki oleh Vlado Milunic, seorang arsitek asal Kroasia-Ceko dan Frank Gehry, seorang arsitek Kanada.

Berada di tengah perkotaan di Kota Prague, Republik Ceko, The Dancing House ini awalnya merupakan tempat tinggal atau rumah milik keluarga Vaclav Havel. Kemudian pada masa Perang Dunia II, rumah ini dibom oleh tentara Amerika Serikat. Pemiliknya Vaclav Havel yang menjadi Presiden Ceko berinisiatif membangun bangunan tempat pusat kegiatan budaya. Inisiatif ini kemudian disampaikan pada Milunic untuk menggarapnya.

Dalam pembangunan tersebut, Nationale-Nederlande tertarik mendanai. Dari keterlibatan perusahaan asuransi asal Belanda dalam hal pendanaan, maka bangunan ini awalnya dinamakan Nationale-Nederlande. Karena kemudian ada dua penari yakni Fred Astaire dan Ginger Rogers menari di sini maka bangunan ini kemudian disebut dengan House of Fred and Ginger. Penamaan atau penyebutan selanjutnya yang muncul untuk bangunan ini adalah The Dancing House. Penyebutan ini dikarenakan karena bangunan ini memang mirip dua orang yang sedang menari/berdansa saat disaksikan. Bila mencermatinya, bangunan ini memang sepeti dua orang laki-laki dan perempuan yang berdansa dimana ada bangunan yang tegak yang mewakili pedansa laki-laki dan bangunan yang meliuk yang mewakili pedansa perempuan.

Iklan

The Dancing House sendiri memiliki gaya bangunan dekonstruktivis dengan konsep arsitektur postmodern. The Dancing House ini juga dibangun Milunic dengan ide yang menggambarkan keseimbangan (yin dan yang) antara statis dan dinamis. Bila dikaitkan dengan apa yang terjadi di Ceko saat itu maka konsep keseimbangan ini cukup mewakili karena ketika itu Ceko beralih dari rezim komunis ke demokratis.

Proses pembangunan The Dancing House sendiri membutuhkan waktu 4 tahun yakni dari tahun 1992 hingga tahun 1996. Untuk membuat bangunan yang meliuk ini diperlukan 99 panel beton dimana setiap panelnya mempunyai ukuran dan bentuk yang berbeda-beda yang disesuaikan agar mendapat bentuk bangunan yang meliuk atau berdansa.

Pada awalnya keberadaan The Dancing House menjadi perdebatan masyarakat karena bentuknya yang berbeda dan juga lokasinya yang bersebelahan dengan bangunan-bangunan bergaya abad-17. Tapi kemudian perdebatan ini berakhir setelah 10 tahun. Saat ini The Dancing House malah dijadikan salah satu ikon kebanggaan masyarakat Kota Praha.

Sayangnya pengunjung yang datang tidak bisa memasuki The Dancing House. Tapi jangan khawatir, sebab kita bisa mengunjungi bagian atap dari bangunan unik ini. Nantinya di bagian atap The Dancing House ini kita akan mendapati restoran Prancis bernama La Perle de Prague. Di restoran tersebut kita bisa berkuliner sambil menikmati pemandangan kota Praha yang berpadu dengan panorama Sungai Vltava yang indah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

CAPTCHA Validation *

Lost Password

Register